KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
W W
Puji syukur saya panjatkan kehadirat
Tuhan YME, yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-Nya, sehingga saya dapat
menyelesaikan laporan perjalanan Wisata Belajar ini dengan baik.
Laporan perjalanan Wisata Belajar ini
saya susun dengan maksud untuk menyelesaikan tugas Bahasa Indonesia.
Tidak lupa ucapan terimakasih saya
sampaikan kepada :
- Bapak Suprapta, S.Pd, selaku ketua Tim Wisata Belajar yang telah bertanggungjawab menjaga keselamatan seluruh peserta Wisata Belajar dari mulai hingga berakhirnya kegiatan ini.
- Bapak/Ibu Guru dan pendamping yang telah menjaga siswa siswi selama berada di perjalanan, di lokasi kegiatan, sampai kembali ke sekolah.
- Ibu guru pembimbing yang telah membimbing saya dalam menyusun laporan perjalanan Wisata Belajar ini.
- Orang tua saya yang telah memberikan dukungan dan doa restunya pada saya, sehingga saya dapat melaksanakan kegiatan Wisata Belajar tanpa suatu halangan yang berarti.
- Bapak/Ibu Guru Karyawan SMP N 1 Pengasih yang telah medukung saya dalam kegiatan ini.
- Sopir bus Tami Jaya yang rela menahan lelah dan kantuk, yang telah mengantarkan kami selama kegiatan Wisata Belajar dengan selamat.
- Pihak lain yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu baik secara langsung maupun tidak langsung telah membantu kami dalam melaksanakan kegiatan Wisata Belajar dan dalam menyusun laporan ini.
Pepatah mengatakan “tak ada gading yang tak retak”. Saya
menyadari sepenuhnya bahwa laporan perjalanan Wisata Belajar ini masih banyak
kekurangan di sana-sini, masih jauh dari sempurna. Maka saya harapkan kritik
dan saran yang membangun.
Penulis,
DAFTAR ISI
1.
Kata Pengantar i
2.
Daftar Isi ii
3.
Pendahuluan
a.
Latar Belakang 1
b.
Maksud dan Tujuan 1
c.
Waktu dan Tempat Pelaksanaan 1
4.
Isi
a.
14 Jam Yogya-Jakarta 2,
3
b.
PP Iptek, Surganya Ilmu Pengetahuan 3, 4
c.
Menilik Sejarah dalam Gerimis Kota Hujan 4, 5
d.
Kebun Raya Bogor ,
Wahana Eksplorasi Flora Fauna 5
e.
Istana Pasir ala Pantai Marina Ancol 5, 6
f.
Pesona Samudera dari Balik Kaca 6
g.
Wisata Religius Masjid Istiqlal 6, 7
h.
Puasnya Belanja di Paris van Java 7
i.
SMP N 1 Pengasih, Aku Pulaaang... 7, 8
5.
Penutup
a.
Kesimpulan, Manfaat, dan Kesan Pesan Wisata Belajar 9
Lampiran 10-14
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan mutu
pembelajaran siswa SMP N 1 Pengasih, maka perlu diadakannya suatu kegiatan yang
dapat menunjang siswa dalam memperluas wawasan pengetahuan. Ilmu pengetahuan
dapat diperoleh tidak hanya melalui kegiatan belajar mengajar di dalam kelas,
tetapi juga dapat diperoleh melalui berbagai kegiatan di luar sekolah.
Kegiatan Wisata Belajar merupakan
kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di luar sekolah dengan melakukan
pengamatan yang berkaitan dengan berbagai macam pengetahuan. Berbagai macam
pengetahuan tersebut meliputi pengetahuan umum, fisika, biologi, matematika,
dan sejarah.
B. Maksud dan Tujuan
Maksud dan tujuan dari kegiatan Wisata Belajar ini adalah :
a. Agar
para siswa mendapatkan berbagai ilmu pengetahuan tambahan terutama dalam bidang
ilmu pengetahuan umum.
b. Guna
menambah wawasan dan pengalaman siswa.
c. Melengkapi
tugas Bahasa Indonesia.
C.
Waktu dan
Tempat Pelaksanaan
Kegiatan
Wisata Belajar ini dilaksanakan selama empat hari, yaitu pada tanggal 1-4 Juli
2013. Obyek-obyek wisata yang dikunjungi selama pelaksanaan kegiatan Wisata
Belajar ini meliputi PP Iptek, Istana Kepresidenan Bogor, Kebun Raya Bogor,
Seaworld Indonesia, Ancol, Masjid Istiqlal, dan Sentra Industri Sepatu
Cibaduyut.
ISI
14 Jam Yogya-Jakarta
Berwisata di bagian barat Pulau Jawa
bersama teman-teman sekolah dan Bapak/Ibu Guru, menjadi perjalanan di awal
liburan sekolah yang sangat berkesan. Satu hari sebelum keberangkatan, aku
telah menyiapkan segala keperluan yang aku butuhkan dalam perjalanan selama 4
hari nantinya.
Siang hari yang panas yang biasanya
aku habiskan dengan bermalas-malasan di depan televisi, kali itu tampak beda.
Siang itu usai shalat Dzuhur, aku telah siap dengan satu ransel besar dan
sebuah tas kecil yang menggantung di bahuku. Meski terasa berat, namun itu tak
menyurutkan niatku untuk segera berangkat ke sekolahku tercinta, SMP Negeri 1
Pengasih. Setelah memastikan semua perlengkapan seperti baju ganti, kamera
digital, alat tulis, handphone
lengkap dengan earphone, dan sedikit
bekalku telah masuk ke dalam tas, akupun segera menuju ke sekolah bersama
dengan kedua orang tuaku, untuk persiapan memulai perjalanan menuju Ibukota.
Di halaman sekolah, banyak
teman-temanku yang siap dengan bawaan masing-masing. Tak lama setelahnya, kami
berkumpul di halaman sekolah untuk berdo’a bersama, agar Tuhan selalu
melindungi kami selama perjalanan hingga kembali tiba di sekolah. Kami berbaris
bersama rombongan kami masing-masing membentuk empat barisan. Halaman sekolah
yang sebelumnya ramai, seketika menjadi tenang dan khusyu’ ketika Guru
Pendidikan Agama Islam, Bapak Khusnul Wakhid, memimpin do’a bersama.
Kamipun berjalan beramai-ramai
menuju bus Tami Jaya, tak sabar ingin menempatkan diri di kursi bus. Pukul
14.43 WIB, roda bus perlahan-lahan bergerak meninggalkan gerbang SMP Negeri 1
Pengasih, diiringi lambaian tangan dari orang tua yang mengantarkan kami. Tak
lama setelah bus berangkat, hawa dingin dari AC(Air Conditioner) segera menyerbu. Namun rasa dingin tersebut segera
berganti dengan kehangatan canda tawa rombongan kami, yang terdiri dari 3 kelas
siswa perempuan. Tak ketinggalan, pengawas rombongan kami, Bapak Suprapta, Ibu
Indrati Sayuta, Ibu Juwariyah, dan Ibu Mulyani, ikut bercanda bersama kami.
Satu jam kemudian, bus meninggalkan
Kabupaten Kulon Progo dan mulai
memasuki
Provinsi Jawa Tengah tepatnya Kabupaten Purworejo. Bus terus melaju ke arah
barat ditemani langit senja dan lagu yang mengalun lembut dari speaker yang ada di dalam bus.
Adzan Maghrib baru saja berkumandang
saat kami sampai di Rumah Makan Sari Bahari, Gombong, untuk menunaikan ibadah
Shalat Maghrib dan mengisi perut dengan hidangan makan malam bersama seluruh
rombongan.
Setelah cukup mengisi perut dan
beristirahat, pukul 18.44 WIB seluruh rombongan melanjutkan perjalanan menuju Jakarta . Malam itu,
kebanyakan dari kami memilih untuk memejamkan mata karena lelah. Alunan lagu
masih mengalir mengiringi tidur kami. Pukul 02.19 WIB, kami dibangunkan saat
bus berhenti di rest area di suatu
POM bensin. Setelah beristirahat kurang lebih 15 menit, rombongan kami
melanjutkan perjalanan menuju Graha Pramuka Cibubur.
Esok harinya, pukul 05.15 WIB,
matahari belum terbit, seluruh rombongan telah sampai di penginapan Graha
Pramuka Cibubur, yang terletak di tepi Tol Jagorawi ini. Sebagian dari
rombonganku mendapatkan kamar di Wisma Kencono Ungu, salah satu dari sekian
banyaknya asrama yang terdapat di Buperta seluas 210 ha ini. Suasana lingkungan
sekitar penginapan yang lengang memberikan ketenangan tersendiri bagi seluruh
peserta Wisata Belajar.
Pagi itu, 2 Juli 2013, Wisma Kencono
Ungu diwarnai dengan teriakan dan gedoran pintu berebut kamar mandi. Meski
begitu, antrean tetap dipenuhi gelak tawa kami. Dinginnya air tidak menyurutkan
niat kami untuk segera menyegarkan badan setelah perjalanan yang cukup panjang
melalui jalur selatan, ± 565 km.
Saatnya kembali mengisi perut.
Sepiring nasi goreng lengkap dengan telur dadar dan teh panas yang masih
mengepul ramah menyapa perut kami yang keroncongan. Denting piring memenuhi Aula
Cut Mutiea yang penuh dengan peserta Wisata Belajar. Sesekali terdengar gelak
tawa dari peserta Wisata Belajar yang saling berbagi cerita dengan rombongan
lain.
PP Iptek, Surganya Ilmu Pengetahuan
Pukul
08.44 WIB, 4 bus yang membawa seluruh rombongan SMP N 1
Pengasih
bergerak meninggalkan penginapan untuk memulai perjalanan menuju PP IPTEK.
Jalanan cukup lancar sehingga kami dapat sampai di tujuan dengan cepat. Pukul
09.01 WIB kami memasuki bangunan seluas 42.300 m² yang terletak di kawasan
Taman Nasional Indonesia Indah itu. Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi(PP Iptek) yang didirikan atas gagasan Kementerian Riset dan Teknologi
ini mengemban misi mencerdaskan masyarakat melalui ilimu pengetahuan dan
teknologi. Di dalam PP Iptek ini, kami mendapatkan jawaban
melalui berbagai peragaan tentang apa, mengapa, dan bagaimana ilmu pengatahuan
dan teknologi diciptakan dan dimanfaatkan untuk umat manusia.
Masuk ke dalam ruangan serasa
memasuki dunia ilmu pengetahuan. Begitu menginjakkan kaki kami disambut dengan
berbagai macam alat peraga fisika dan matematika. Di lantai dua, disajikan
berbagai peragaan ilmu biologi.
Sebenarnya masih sayang untuk
meninggalkan gedung Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang
menyimpan berjuta rahasia ilmu pengetahuan yang selama ini belum kami ketahui,
namun kami harus melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata selanjutnya.
Menilik Sejarah dalam Gerimis Kota Hujan
Gerimis mulai turun dalam perjalanan
kami menuju Kota Hujan, Bogor .
Pukul 11.28 WIB seluruh rombongan masuk ke dalam kawasan Istana Kepresidenan
Bogor. Rombongan kembali dibagi menjadi dua rombongan, putra dan putri.
Masing-masing rombongan mendapatkan seorang guide.
Ditemani gerimis kami mulai
menjelajahi bangunan megah seluas 28,4 hektar yang berdiri di atas tanah seluas
14.892 m² di Jalan Ir. H. Juanda No.1, Paledang, Kota Bogor Tengah, Bogor,
sekitar 60 kilometer dari Jakarta. Istana yang dibangun pada tahun 1744 ini, memiliki
37 bangunan diantaranya, Gedung Induk, Gedung Utama Sayap Kiri, Gedung Utama
Sayap Kanan, Paviliun Sayap Kiri, Paviliun Sayap Kanan, dan gedung-gedung
lainnya.
Setelah mendapatkan penjelasan
singkat mengenai sejarah berdirinya Istana Kepresidenan Bogor ini, rombongan
kami memasuki Ruang Teratai yang menjadi saksi bisu kunjungan kenegaraan
Presiden Amerika Serikat ke-43, George W. Bush. Di dalamnya terpajang foto-foto
presiden yang pernah menjabat mulai dari Ir. Soekarno sampai presiden saat ini,
Susilo Bambang Yudhoyono. Di Ruang Teratai ini juga terdapat dua buah cermin datar
yang saling berhadapan sehingga menciptakan bayangan yang tak terhingga
jumlahnya, dikenal dengan sebutan “Cermin Seribu Bayangan”.
Kebun Raya Bogor ,
Wahana Eksplorasi Flora Fauna
Usai menunaikan ibadah shalat Dzuhur
di suatu mushola yang terdapat di dalam kawasan Istana Kepresidenan Bogor, kami
berjalan kaki di trotoar jalan Ir. H. Juanda untuk mengunjungi Kebun Raya
Bogor.
Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun
botani besar yang terletak di Kota Bogor , Indonesia .
Luasnya mencapai 87 hektare dan memiliki 15.000 jenis koleksi pohon dan
tumbuhan. Selain itu di sana
juga terdapat Museum Zoologi yang berisi berbagai spesies hewan yang telah
diawetkan, meliputi mamalia, aves, dan reptil.
Pukul 15.30 WIB, kami meninggalkan
Kebun Raya Bogor untuk kembali ke penginapan Graha Pramuka Cibubur. Pukul 17.00
kami sampai di penginapan. Beberapa dari kami langsung mandi sedangkan yang
lainnya memilih untuk bermain-main dengan teman-teman yang lain. Kurang lebih
jam tujuh malam, seluruh rombongan beserta Bapak/Ibu Guru dan Pendamping
menyantap makan malam di Ruang Makan Ken Dedes yang tertelak tidak jauh dari
Wisma Kencono Wungu. Kembali ke dalam asrama, satu per satu dari kami memejamkan
mata dan segera terbuai dalam mimpi.
Istana Pasir ala Pantai Marina Ancol
Hari ketigaku di Jakarta , 3 Juli 2013, aku dan teman sekamarku
bangun pagi-pagi sekali untuk segera mengemasi barang-barang ke dalam tas.
Karena setelah touring ke Ancol dan
Masjid Istiqlal, seluruh rombongan akan meneruskan perjalanan kembali menuju
sekolah. Usai mandi pagi dan mengisi perut, pukul 08.30 WIB seluruh rombongan
segera bergerak menuju Jakarta Utara. Tidak lebih dari ½ jam kami telah
menginjakkan kaki di pasir putih di Pesisir Pantai Marina Ancol.
Menggunakan perahu kecil kami
berputar-putar mengelilingi pantai. Namun sayang, tidak ada satupun ombak yang
menghiasi perjalan kami. Saat kaki mulai menyentuh pasir, aku tergelitik untuk
bermain pasir layaknya anak kecil. Bersama teman-temanku, aku membangun sebuah
istana dari pasir putih. Sedang asyik bermain pasir, kami mendengar panggilan
dari pengawas Wisata Belajar untuk segera berkumpul menuju bus. Pukul 10.30
WIB, kami meninggalkan hamparan pasir putih Pantai Marina Ancol untuk menuju ke
Seaworld Indonesia .
Pesona Samudera dari Balik Kaca
Memasuki Seaworld Indonesia pada pukul 10.45 WIB, kami mengantre
satu per satu untuk memasuki Seaworld Indonesia yang merupakan sebuah
miniatur pesona laut yang terdapat dalam kompleks wisata pertama di Telaga Golf
dan kedua terpadu Ancol Jakarta Baycity.
Dibangun di atas tanah seluas 3
hektar pada tanggal 2 Oktober 1992, Seaworld Indonesia mulai beroperasi pada
tanggal 3 Juni 1994. Gedung seluas 4.500 m² ini menyediakan berbagai macam
akuarium, lorong Antasena (lorong bawah air), dan bermacam fasilitas pelengkap
untuk pengunjung seperti tempat makan, toko souvenir, dan ruang serba guna.
Akuarium utama yang berukuran 38 x
24 m dengan kedalaman 4,5-6 m memelihara 35.500 ekor ikan laut Indonesia. 35
spesies ikan hidup dalam 5.000.000 ℓ air laut. Akuarium ini tercatat sebagai
akuarium air laut terbesar ke-dua di Asia Tenggara. Seaworld Indonesia juga menyajikan sensasi pemandangan
bawah laut yang menakjubkan dalam Lorong Antasena, lorong bawah air sepanjang
80 m yang dioperasikan dengan pijakan berjalan otomatis dengan kubah tembus
pandang.
Wisata Religius Masjid Istiqlal
Sekitar pukul 14.20 WIB, kami
memasuki kompleks masjid terbesar di Asia Tenggara yang didirikan tanggal 24
Agustus 1951, untuk melaksanakan ibadah shalat Dzuhur dan ‘Asar. Arsitek Masjid
Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen Protestan. Masjid ini berada
di bekas Taman Wilhelmina, di timur laut lapangan Medan Merdeka yang ditengahnya
berdiri Monumen Nasional. Di seberang timur masjid ini berdiri Gereja Katedral
Jakarta.
Melalui pintu Al-Fattah, kami memasuki
bangunan utama masjid yang terdiri dari lima
lantai dan satu lantai dasar yang bermahkotakan kubah besar berdiameter 45 m.
12 pilar besar menopang kubah tersebut membentuk formasi lingkaran. Rumah Allah
yang mampu menampung 200.000 jamaah ini memiliki menara tunggal setinggi 96,66
m, di sudut selatan selasar masjid.
Usai menunaikan shalat berjamaah,
kami meninggalkan masjid megah ini pada pukul 15.00 WIB menuju Bandung .
Puasnya Belanja di Paris van Java
Kedua jarum jam tanganku menunjuk
angka 9 saat kami tiba di Cibaduyut salah satu satu ikon Kota Bandung dalam
urusan kerajinan sepatu dan kerajinan kulit lainnya. Cibaduyut adalah salah
satu kelurahan di Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Pusat perbelanjaan
sepatu Cibaduyut mendapatkan kehormatan menyandang gelar pasar penjualan sepatu
terpanjang di dunia. Meski kawasan ini sudah ada sejak zaman penjajahan namun
baru pada tahun 1989 pemerintah RI meresmikan Cibaduyut ini sebagai daerah
tujuan wisata.
Cibaduyut mampu menarik minat
wisatawan dengan maskotnya, patung sepatu besar yang berdiri di perempatan
Leuwipanjang-Cibaduyut. Udara malam Kota Belanja menemani langkahku menyusuri
kios-kios jalanan. Meskipun hanya kios-kios kecil, namun barang-barang yang
ditawarkan tak kalah dengan produk-produk impor. Dalam rintik gerimis aku
memuaskan hasrat berbelanjaku. Kembali ke bus pada pukul 21.43 WIB, tanganku
penuh dengan plastik oleh-oleh.
SMP N 1 Pengasih, Aku Pulaaang...
Tidak sampai lima menit kemudian, bus mulai berjalan
meninggalkan Cibaduyut. Alunan musik reggae mengajak kami bergoyang di
sepanjang perjalanan pulang kami. Seperti tanpa lelah kami terus bercanda ria
hingga hampir tengah malam.
Memasuki daerah Nagrek, tidak banyak
dari kami yang masih terjaga. Perjalan sedikit tersendat karena jalanan macet.
Aku berusaha menikmati malam yang dingin ini karena sulit untuk memejamkan
mata. Setelah perjalanan kembali lancar, akupun terlelap dalam buaian mimpi.
Saat aku terbangun, kami sudah
memasuki wilayah Cilacap. Lembutnya sinar mentari pagi mengawali 4 Juli 2013
ini. Kurang lebih pukul 09.00 WIB, kami mampir ke sebuah tempat pembuatan Getuk
Sokaraja di daerah Banyumas. Puas mencicipi dan memborong oleh-oleh khas Jawa
Tengah itu, kami tak sabar segera melanjutkan perjalanan pulang.
Beberapa menit dari pukul 11, kami
disambut gerbang selamat datang di Yogyakarta .
Rasa rindu pada atmosfer Yogyakarata segera terobati. Kamipun mulai mengemasi
barang dan oleh-oleh kami. Tidak lebih dari ½ jam, seluruh bus telah memasuki
Jalan Projomartani. Setelah mengucapkan syukur, kami segera keluar dari bus.
Begitu keluar dari bus, aku mendapat pelukan hangat dari ibuku.
Sungguh, perjalanan 4 hari bersama
teman-teman, yang mengajarkan rasa berbagi, kesetia kawanan, dan memberi
pengalaman yang tak terlupakan.
PENUTUP
Kesimpulan, Manfaat, dan Kesan Pesan Wisata Belajar
Kegiatan
Wisata Belajar yang diselenggarakan pada tanggal 1-4 Juli 2013 yang melibatkan
siswa kelas VIII dan Bapak/Ibu Guru dan Pembimbing dari SMP N 1 Pengasih ini
membawa banyak sekali manfaat kepada siswa. Selain mendapatkan pengalaman yang
belum tentu bisa diperoleh siswa sekolah lain, siswa juga mendapatkan tambahan
pengetahuan, baik pengetahuan yang berkaitan dengan materi pelajaran dalam
kelas maupun pengetahuan umum.
Hanya saja sebaiknya, kegiatan
mengunjungi obyek wisata sebisa mungkin disesuaikan dengan jadwal yang telah
diberikan. Lepas dari masalah itu, perjalanan selama 4 hari ini, telah
memberikan banyak sekali wawasan baru kepada siswa.
LAMPIRAN
Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan
Teknologi
(PP Iptek)

Ikon PP Iptek Wahana peragaan biologi

Alat peraga pencahayaan Alat peraga penjumlahan



Foto
dan patung ilmuwan masa lalu
Istana Kepresidenan Bogor

Halaman depan Istana Kepresidenan Bogor
Kebun Raya Bogor


Pantai Marina Ancol

Suasana Pantai Marina Ancol Perahu yang membawa wisatawan berkeliling pantai
Seaworld Indonesia
Akuarium utama Lorong Antasena

Dugong
dugon (sapi laut) Wahana sentuh ikan
Masjid Istiqlal

Bangunan utama Masjid Istiqlal

Gereja
Katedral yang terdapat di seberang Masjid Istiqlal